Info wisata kekinian

Menikmati Hammock di Wisata Situs Batu Kuda, Bandung [Info Perjalanan dan Transportasi]

Info Perjalanan ke Wisata Alam "Situs Wisata Batu Kuda" - Bandung

Mengikat Hammock di antara 2 batang pohon sedang menjadi tren bagi para travelers. Saat mereka berwisata ke alam-alam liar, hammock sudah menjadi salah satu bawaan wajib bagi para wisatawan. 
Menikmati Hammock di Wisata Situs Batu Kuda, Bandung
Hammock (Doc: Tim BM)
Tempat terbaik untuk mendirikan hammock ialah di antara pepohonan pinus. Batangnya yang memanjang dan lurus, membuat hammock akan terikat kuat. Selain itu, banyak orang yang mengikat hingga puluhan hammock dalam 2 batang pohon pinus. Bahkan rekor sempat tercipta dengan hammock tower paling tinggi, dengan belasan hammock yang diikat.

Bagi para komunitas hammockers, Wisata Situs Batu Kuda mungkin sudah tidak absurd lagi. Karena wisata alam yang ada di Bandung, Jawa Barat, ini memiliki lahan luas yang mengagumkan untuk berkemah maupun mengikat hammock di pepohonan pinus. Areanya cukup luas, dan terdapat banyak pohon yang mampu digunakan untuk mengikat hammock. 

Tim BM JanganLupaBahagia.com berkesempatan untuk mengunjungi wisata Batu Kuda ini pada tanggal 20 agustus kemarin. Kami sebetulnya berencana Mendaki Gunung Manglayang terlebih dahulu, setelah itu gres menikmati hammock di situs kerikil kuda, Cibiru. Kami berangkat dari Jakarta menggunakan sepeda motor, dengan menggunakan jalur Cikampek - Purwakarta - Bandung. 
Transportasi Jakarta - Wisata Batu Kuda
Transportasi menuju manglayang terbilang sulit, untuk itu kami memutuskan berangkat menggunakan sepeda motor untuk menghemat biaya. Perjalanan dimulai dari Jakarta dengan menggunakan jalur Bekasi - Cikampek - Purwakarta - Cimahi - Bandung - Cileunyi - Jl. Vila Bandung Indah - Wisata Batu Kuda. Dari Jakarta menuju kerikil kuda) memakan waktu kurang 5 - 6 jam dengan menggunakan sepeda motor.

Jika kau ingin menggunakan transportasi umum, silahkan cari mampu di Primajasa jurusan Cileunyi dengan kisaran harga Rp. 40.000,- (Informasi sobat traveler). Lalu turun di pintu keluar tol Cileunyi.  Setelah itu, cari angkot menuju cagak cileunyi atau pertigaan menuju Jl. Vila bandung Indah. Dari sana, kau mampu menggunakan jasa ojek menuju situs kerikil kuda dengan harga sekitar Rp. 35.000,- hingga Rp. 50.000,- sebab memang trek menanjak, meskipun hanya berkisar 7 km.
Tiket Masuk Wisata Batu Kuda
Untuk masuk daerah wisata alam Batu Kuda, setiap pendaki diwajibkan membayar uang tiket di episode pendaftaran dengan HTM Rp. 10.000,-/orang. Harga yang sangat murah untuk mendaki gunung sebagus Manglayang. Untuk yang membawa kendaraan, motor dikenakan biaya Rp. 5.000,- dan Rp. 15.000,- untuk mobil.
Mengikat Hammock & Mendirikan Tenda
Hammock di Batu Kuda
Buat kau yang membawa hammock, kau mampu mengikat hammock yang kau bawa di antara pohon pinus yang ada di situs kerikil kuda, ciburu, bandung timur. Kamu mampu mengikat hammock di manapun, sebab pohon pinus yang ada sangat banyak. Selain itu, kau juga mampu mendirikan tenda jikalau memang membawanya.
Pesona Alam Lain Yang Bisa Dinikmati
Selain kau mampu menikmati sejuknya alam kaki gunung manglayang ini, kau juga mampu menikmati puncak gunung manglayang dengan mendaki sekitar 3 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Baca: Pendakian Gunung Manglayang.

Selain itu, kau juga mampu menyewa sepeda gunung yang disewakan di sekitar. Kamu mampu uji nyali bersepeda di trek sekitar kerikil kuda.
Fasilitas
Fasilitas dan prasarana yang mampu dinikmati di Batu Kuda:

  1. Toilet
  2. Mushola
  3. Warung
  4. Trek untuk Sepeda Gunung
Nah, itu beliau catatan perjalanan kami menuju surga pecinta Hammock, Wisata Batu Kuda Bandung. Semoga bermanfaat bagi semua traveler. Tetap jaga kebersihan dan sopan santun. 

Baca Juga:
Back To Top