Selasa, 17 Oktober 2017
Tidak heran kalau daerah Jln. Cihampelas pun kian hari kian bergeliat dengan hadirnya tempat-tempat wisata belanja baru, termasuk kehadiran mall dan rumah makan-rumah makan. Namun, di sisi lain kondisi Jalan Cihampelas memang memprihatinkan. Para wisatawan yang akan belanja harus rela berdesak-desakan di pundak jalan yang sangat sempit. Kunjungan wisatawan yang kerap membeludak ketika tamat pekan atau ketika isu terkini liburan bahkan menghadirkan kondisi kemacetan yang terbilang parah.
Selain padatnya pengunjung, para pedagang kaki lima pun menjamur berdagang di sisi jalan. Plus duduk perkara lain kurangnya area parkir di daerah Jalan Cihampelas ini. Inilah yang kemudian menimbulkan Pemkot Bandung untuk mencari solusi atas keadaan di Jln. Cihampelas yang kian sareukseuk alias tak beraturan tersebut.
Jalur Pejalan Kaki di Atas Jln. Cihampelas
Untuk tahap awal, Pemerintah Kota Bandung mulai membangun skywalk sepanjang 500 meter, dimulai dari Rumah Sakit Advent hingga Hotel Promenade. Adapun tinggi jembatan 5,6 meter di atas jalan utama. Skywalk ialah jembatan khusus bagi para pejalan kaki, yang membentang di atas atau di pinggir jalan.
Dengan eksistensi skywalk, para pejalan kaki mampu melenggang dengan aman dan nyaman, serta kendaraan pun mampu melaju tanpa terganggu lalu lalang penyeberang jalan. Pembangunan skywalk tersebut sebenarnya merupakan rencana yang sudah didengungkan semenjak tahun 2014.
Sskywalk dihadirkan untuk mengurai kemacetan, membuat pengunjung nyaman, sekaligus mampu menambah ruang usaha bagi para penjual di sana. Toko-toko yang berjejer di Jl. Cihampelas, nantinya mampu menaikkan bangunannya hingga berlantai tiga, sehingga memudahkan para pejalan kaki dari skywalk untuk masuk ke toko dan berbelanja. Skywalk sendiri nantinya berupa sebuah jembatan yang di bawahnya tetap ada lalu lalang kendaraan melewati Jln. Cihampelas. Untuk naik ke atas jembatan (skywalk) disediakan tangga khusus untuk para pengunjung.
Skywalk merupakan inovasi pedestrian sekaligus penataan PKL dan upaya mengurangi kemacetan di Cihampelas. Pembangunan tahap pertama mulai dilakukan pada Oktober 2016 dan dua hingga tiga bulan ke depannya, Dan jalan layang bagi pejalan kaki dengan anggaran sekitar Rp 45 miliar itu pun mampu dinikmati para wisatawan. Untuk lahan parkir sendiri tidak ada penambahan. Pengunjung harus parkir di area yang disediakan, menyerupai di dalam mall atawa daerah lainnya menyerupai di Jln. Tamansari.
Hiasan Tanaman di Skywalk
Sementara menyangkut desainnya, skywalk pertama di Indonesia tersebut akan dihiasi dengan aneka dekorasi tumbuhan sehingga memberi kesan asri. Di atas jembatan yang jadi jalur pedestrian akan dibangun jalur hijau berupa tanaman tanaman kecil yang berada di kedua sisi jembatan. Selain itu, juga dibangun pula taman-taman kecil. Di lokasi juga akan dipasang sejumlah tempat duduk. Sementara untuk keamanan akan dipasang pos-pos khusus untuk tempat jaga petugas security plus dengan pemasangan CCTV di beberapa titik.
Tag :
Berita Pariwisata,
Wisata Bandung